Tukang Ojek Biru Berhelm Kuning: Sebuah Pengamatan (Tidak) Ilmiah Di Kabupaten Nabire

Ojek Nabire Baru--dhaychee

Perhatikan foto tersebut!
Merasa ada kejanggalan?
Ada yang aneh?

Awalnya saya tidak begitu nggubris dengan rompi yang dipakai oleh bapak ojek tersebut. Akan tetapi, karena bapak ojek berhenti di lampu merah tepat di depan saya dan sepertinya lampu apill merah masih lama untuk merangkak berganti ke lampu hijau. Walhasil, mata iseng saya pun mulai melihat dan membaca situasi di sekitar. *mbenerin kacamata Baca lebih lanjut

E..do..do..e.. Gedo!

IMG_20160109_152020_2.jpg

Pantai Gedo-Nabire

*Ge

Gedo, merupakan salah satu objek wisata pantai di kabupaten Nabire. Tepatnya di daerah Sanoba. Nabire adalah salah satu kabupaten yang terdapat di provinsi Papua. Untuk informasi aja ya… pulau Papua ini memiliki dua provinsi. Pertama Papua dan yang kedua Papua Barat. Wilayah Papua Barat itu seperti Kab. Sorong yang terkenal dengan Raja Ampatnya, Kab. Manokwari yang tenar dengan kota injil, dan Kab. Fakfak yang dikenal dengan kota Palanya. Sementara itu, Provinsi Papua meliputi Jayapura yang menjadi ibu kota Papua, kemudian ada Kab. Biak, Kab. Merauke, Kab. Wamena, Kab. Timika, Kab. Paniai, dan Kab. Nabire. Dulu Nabire masih menjadi distrik di Kab. Paniai. Namun, dengan seiring berjalannya waktu Nabire sudah mulai maju. Sehingga, atas dasar itu pula Nabire memisahkan diri dari Kab. Paniai menjadi kabupaten sendiri. *Hiks.. chediiih deh kennaapah harus pisah… #ups #mwihihihi 🙂

Oke, itu penjelasan singkat tentang pulau yang dikenal dengan sebutan pulau cendrawasih ini.

Kembali ke lap-top! *eh Baca lebih lanjut

Nulis, Nulis, Nulis… Ayo Nulis Lagi!

sadar atau tidak, zaman sekarang sedikit-sedikit kalau kita kepo atau ngepoin sesuatu, kita akan ambil hape—nyalain laptop—nyalain computer sambungin ke wifi trus langsung search, browsing, ataupun googling! KLIK!

Resah… gelisah… gundah gulana… itu yang dirasa! *kayak lagu aje ye, hihihi

Tapi, bener deh. Tangan tu beberapa kali “gatel” pengen banget nulis ini-ono-ita-itu. Namun, itu semua hanya bisa dilampiasin ke note hape ataupun catetan-catetan yang bertebaran di mana-mana yang belum sempet dipublikasiin. Ya, memang sih kadang ada tulisan yang off the record aja lah, tapi [harus] ada juga tulisan yang perlu dipublikasikan agar bermanfaat. Hiks syeeediiih…

But, it’s okey! Gak usah terlalu berlama-lama juga lah ya bersedihnya. Walaupun selama tiga tahun lebih nggak produktif nulis di siniiiih! Tuuuh kan? Jadi syediiih lagiii… hiks. Baca lebih lanjut

Untukmu…

Aku tak ingin terlihat rapuh dihadapanmu. Walau sebenarnya telaga ini selalu tak dapat membendung embun untuk jatuh pada gurun yang kering. Mungkin, oh… tidak! Bukan mungkin lagi. Tapi sudah dipastikan terlalu banyak jarum, duri, bahkan belati yang kutancapkan pada ‘organ sensitifmu’ yang kau sebut hati. Sampai untuk memaafkan saja kau mewakilkan ‘proses’ agar dia bisa memaafkan atas semua tingkah-polahku, tutur-kataku yang pernah terucap. Baca lebih lanjut

29072012

00.00-18.29

Sukses besaaaaarrrrr!!! Dah bikin aku jengkel! Dah bikin mangkel! Bikin gemes pengen nyubit kamu! Semakin bertambah lagi otak mendidih saat siang menjelang petang kamu sok berlagak cuek! Gak inget! Jengkel, kenapa yang ngasih doa pertama kali ‘orang lain’! Kenapa bukan kamu?! Malah kirim sms-sms gak jelas… gariiiiiinnnggg tauuuuuu😥 Baca lebih lanjut

Sekadar Melukis Diri Lewat…

: Si Pencuri Hati  yang  saat ini kurindu

Hanya sekadar melukis diri lewat kata…

Jika dihitung-hitung, “perjalanan” yang t’lah kita lalui baru seumur jagung. Tak terasa hari yang kita jalani begitu banyak menorehkan cerita yang menguraikan canda-tawa pun duka-lara. Layaknya jalan, tak selamanya lurus dan mulus. Ada saatnya berbelok, saatnya menanjak, saatnya turun, saatnya menghindari jalan yang berlubang maupun terlanjur terjebak di dalamnya. Baca lebih lanjut