Kebun Tlogo, Nyedepke Mata

Leyeh-leyeh di gasebo kolam renang-Kebun Tlogo

 

This is my first time, Saya berkunjung ke agrowisata ini! Sebenernya, saya sudah sering malang melintang di dunia persilatan melewati jalan ini. Karena jalan ini merupakan jalan yang menghubungkan kota Ungaran-Tuntang ke desa Bringin, Bancak, dan sekitarnya. By the way, anyway, bus way… desa Bringin ini adalah desa yang di tempati Mbah Cilik saya, maksudnya adik dari si Mbah saya. Jadi setiap kali ada acara tahunan, yakni halalbihalal kami sekeluarga besar berbondong-bondong sungkem ke adiknya si Mbah. Tapi sekarang udah jarang! Maaf lahir batin ya Mbah, Hehehe…😀

And do you know, di kecamatan Bancak, tepatnya di desa Wonokerto dulu saya juga pernah Ka-Ka-eN [Kuliah Kerja Nyata, bukan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme] di sana. Jadi sudah tak asing lagi dengan jalan ini. Tapi untuk sekadar mampir maupun mengunjungi agrowisata ini, baru kali ini saya sempat. Ini pun juga karena planning dadakan, karena tak adanya kegiatan pascaujian skripsi. Hanya tinggal menunggu wisuda yang kurang lebih sebulan lagi. Jadi dimanfaatkan saja momen yang langka ini buat jeng-jeng! Mwuahahaha…🙂

 

Profil Singkat

Kebon Tlogo ini berada di desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang. Berjarak satu kilometer dari jalan raya Semarang-Solo. Wisata agro ini diresmikan oleh Gubernur Jawa Tengah pada tanggal 30 Oktober 1999 sebagai bagian dari Perusahaan Daerah Perkebunan Tlogo. Untuk menuju obyek wisata ini bisa ditempuh dari Semarang 40 km, dari Solo 60 km, dan dari Yogyakarta 80 km.

 

Kawasan wisata ini terletak di ketinggian 400-675 m dpl (di atas permukaan laut), dengan dikelilingi oleh berbagai obyek wisata seperti: Danau Rawa Pening, Gunung Merbabu, Telomoyo, dan Ungaran. Kawasan Tlogo didominasi oleh perkebunan kopi seluas 97 ha, perkebunan karet 233 ha, perkebunan cengkeh 64 ha, dan perkebunan buah-buahan tropis 20 ha such us: pisang, durian, rambutan, pepaya, de-el-el. Total luas area yang dikuasai pekebunan Tlogo mencakup 414 ha dengan suhu udara berkisar 23–30 derajat celsius.

Hawa sejuk dengan panorama perbukitan yang indah, semakin menambah kenyamanan hati bagi para pengunjung. Wisatawan juga bisa melakukan coffee walk (menyusuri jalan setapak di sela-sela perkebunan kopi), melihat kegiatan petani sewaktu bekerja memetik buah kopi, menyadap karet, dan bahkan wisatawan juga diajak berkunjung menyaksikan prossesing getah karet menjadi karet.

 

Beberapa fasilitas yang disediakan dari objek wisata ini antara lain: Pendopo Veranda, Pendopo Restaurant, Joglo Kenanga, Kolam renang, Tlogo Tirto, Lake Side Saung Restaurant Area, Melati Conference Room, Bar and Billiard Room at Tlogo Mawar, Children Playing with Animals, dan Childrens Playing on Swings. Penasaran dengan objek  wisata yang satu ini? Klik saja ke http://tlogoplantationresort.com. [RadHen Ayu Kalilawang]

 

Kebun Tlogo, 10 Maret 2011
Brongebouw, 15 Maret 2011

Sumber:

http://www.wisatanesia.com/2010/05/kebon-tlogo-ungaran.html
http://tlogoplantationresort.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s