Untukmu…

Aku tak ingin terlihat rapuh dihadapanmu. Walau sebenarnya telaga ini selalu tak dapat membendung embun untuk jatuh pada gurun yang kering. Mungkin, oh… tidak! Bukan mungkin lagi. Tapi sudah dipastikan terlalu banyak jarum, duri, bahkan belati yang kutancapkan pada ‘organ sensitifmu’ yang kau sebut hati. Sampai untuk memaafkan saja kau mewakilkan ‘proses’ agar dia bisa memaafkan atas semua tingkah-polahku, tutur-kataku yang pernah terucap.

Aku memang penjahat. Oh, lebih buruk dari pembunuh. Bukan hanya saja kau yang menjadi korbanku. Ternyata banyak orang di luar sana tersakiti bahkan mati karena hunusan pedangku. Bukan… bukan pedang! Lebih tajam dari pedang!

Walau kau tak pedulikan aku saat ini secara kasat mata. Namun, aku tahu kau selalu menyimpan perhatian secara diam-diam dengan selalu rajin membaca ‘serat layang’ku.

Nasi sudah menjadi bubur. Kita sudah menjadi bagian masa lalu. Ya, masa lalu. Kau sudah membuka lembaran kehidupan yang baru, pun sebaliknya aku. Dalam coretan kecil ini, akan kusampaikan sekali lagi:

Walaupun kita tidak bisa bertatap muka, aku berharap: sebelum aku menutup mata untuk terakhir kalinya, menghembuskan nafas untuk selama-lamanya, kau bisa memaafkan atas semua tingkah-polah, tutur-kata yang memang pernah melukai hatimu. Sampaikan maafku juga untuk keluargamu. Dan tolong ingatkan: jikalau suatu hari nanti aku mengganggumu, tegurlah aku! Aku akan sangat berterima kasih. Aku tak akan mengganggumu lagi.

Beriring doa pengampunan, Semoga kau selalu diberi keselamatan, kebahagiaan, keberkahan, atas kehidupan barumu. Sekali lagi aku hanya bisa berucap: Maaf. Maaf. Maaf.

Brongebouw, 15 Agustus 2012

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s